|
Info

SELAMAT DATANG

Selamat datang di Coretan \\nn// Black MetaL \\nn// - Saya Sangat Senang Anda berada di sini, dan berharap Anda sering datang kembali. Silakan Berlama - Lama di sini dan membaca lebih lanjut tentang Artikel Blog's Saya Memang Tidak Sesuai Dengan Judulnya, Tapi Bagi Para Bloggers Pasti Judul Blog Sedikit Tidak Penting Bukan ?.Yang Penting Bagi Para Bloggers Hanyalah Isi Artikelnya Yang Menarik .

Sekilas Tentang Saya

Nama saya FraNz , Saya Bukan Seorang Blogger, Desainer atau Apapun Tapi Saya Hanya Seseorang Yang Ingin Selalu Belajar dan Ingin Tahu Sesuatu Yang Baru...

Cara Mengembalikan Data di Hardisk/Flashdisk Yang Telah Terformat

Cara Mengembalikan Data di Hardisk/Flashdisk Yang Telah Terformat - Sebagian besar para pengguna komputer pernah mengalami permasalahan kehilangan data. Hilangnya data bisa terjadi dengan berbagai sebab, antara lain terhapus secara tidak sengaja atau unsur kesengajaan orang lain, salah format ataupun karena virus.
Jika kehilangan data terjadi pada anda, pertama kita pikirkan sudah tentu bagaimana mengembalikan data tersebut kembali. Hal yang anda harus lakukan adalah mencoba menggunakan beberapa aplikasi yang saya tawarkan pada artikel ini. Mudah-mudahan data anda yang hilang atau telah terformat tersebut bisa dikembalikan seperti semula atau setidaknya sebagian besar.
Beberapa software yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, yaitu sebagai berikut:
1. PC Inspektor File Recovery versi 4
Download PC Inspektor File Recovery daripci_filerecovery.exe(software ini free alias Gratis), kelebihan software ini yaitu mendukung sistem file FAT 12/16/32 dan NTFS. Feature yang baru diantaranya mencari partisi secara otomatis walau boot sector atau FAT telah dibuang atau rusak, recover file dengan waktu dan tanggal yang asli, mendukung saving dari recovered files dalam network drives dan recover file. Install program tersebut di computer anda dengan menjalankan file setup dari file yang sudah anda download.
2. Data yang hilang atau terformat pada flashdisk gunakan Data Doctor Recovery – Pen Drive
Data Doctor Recovery – Pen Drive dapat mengembalikan data untuk beberapa kasus berikut:
Mengembalikan file dan folder yang hilang
Mengembalikan data yang hilang disebabkan oleh virus
Mendukung nama file yang panjang
(Dalam beberapa kasus) Mengembalikan data jika Flash disk telah terformat dengan tipe sistem yang berbeda atau parameter yang berbeda.
Mendukung penuh Pen Drive(USB Flash), Memory Card, Flash Memory, Kamera digital yang suport USB.
Cara penggunaannya :
Install software tersebut pada komputer anda, masukkan serialnya (tersedia dalam paket)
Jalankan programnya, lalu arahkan kursor pada disk drive pada form sebelah kiri
Pilih Advance Search untuk menelusuri data-data sebaik mungkin yang telah hilang dari USB anda, klik anak panah kanan “next”
Klik next lagi untuk memulai pencarian data-data anda, dan program berjalan
Setelah selesai, pilih next, dan check list/pilih data-data yang mana saja yang mau di ambil kembali pada form sebelah kiri
Setelah itu klik kanan mouse anda dan pilih save/simpan dan siapkan folder untuk menyimpan data-data anda yang telah dikembalikan.
Cek folder tersebut, bila disana terdapat data-data anda maka program ini berjalan dengan baik, dan selamat kepada anda bila data anda kembali setelah ter-format pada flash-disk.
Tutup program tersebut, bila ada pilihan pilih “yes” untuk save log data yang telah dijalankan.
Dapatkan softwarenya dengan download alamat link berikut:
Ziddu
3. Ontrack Easy Recovery Professional (mengembalikan terhapus dan terformat pada hardisk)
Software ini menyediakan sebuah solusi yang sangat komplit sehubungan dengan data yang hilang atau urusan recovery data yang hilang karena:
Virus.
Sektor yang tidak terbaca
Kesalahan aplikasi, system, atau shut down yang tidak normal.
Kerusakan pada critical area.
Ter-format
Penyebab lain yang memungkinkan hilangnya data.
Software ini di-install pada Windows 98 SE, Me, 2000, or XP, dan dapat me-recover data untuk pada semua sistem windows. Software ini memiliki empat feature utama, yaitu:
Disk Diagnostics, yaitu tool untuk mengecek kondisi hardisk Anda apakah masih bagus atau tidak.
Data Recovery, yaitu tool untuk mengembalikan data / file karena terhapus, terformat, dan sebagainya.
Email Repair, yaitu tool untuk mengembalikan data email Outlook Express yang terhapus atau rusak.
File Repair, yaitu tool untuk memperbaiki data / file Microsoft Word, Excel, Access, PowerPoint, dan ZIP (winzip) file yang rusak karena virus atau sebab lain.
Mari kita lihat satu per satu fasilitas yang ada dalam software ini.
3.1. Disk Diagnostics
Tool yang ada dalam Disk Diagnostics ini adalah:
Data Advisor, untuk membuat disket recovery.
Drive Tests, untuk mengetes kondisi fisik dari hard disk (disk drive).
Jumper Viewer, untuk melihat posisi jumper pada hard disk.
Partition Tests, untuk mengecek kondisi partisi hardisk.
Size Manager, untuk melihat kapasitas hard disk
SMART Tests, digunakan untuk mengetes kondisi Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology pada suatu hardisk.
3.2. Data Recovery
Tool-tool yang ada dalam Data Recovery ini adalah:
Advanced Recovery, untuk mencari data yang sudah tidak dapat di-recover dengan tool lain, yaitu karena ter-format, ter-partisi, virus, atau hal lain.
Deleted Recovery, untuk mencari data yang sudah dihapus.
Format Recovery, untuk mencari data pada hard disk yang sudah di-format.
Raw Recovery, untuk mencari file yang hilang berdasarkan signature.
Resume Recovery, semua proses recovery dapat dihentikan sementara dan dilanjutkan pada lain waktu.
Emergency Media, untuk membuat disket atau CD yang digunakan untuk me-recover data / file hilang.
3.3. Email Repair, digunakan untuk mengembalikan data email Outlook dan Outlook Express yang hilang.

3.4. File Repair, digunakan untuk mengembalikan file-file Microsoft Office dan ZIP yang rusak. 
Tool ini dapat memperbaiki file Microsoft Word, Excel, Access, PowerPoint, dan ZIP (winzip) file yang corrupt / rusak karena virus atau sebab lain.
Data atau file yang hilang lebih sulit di-recover jika: 1) Anda menambahkan file baru setelah Anda menghapus atau memformat hard disk. 2) Anda menggunakan FAT32 dalam Windows XP.
Satu lagi software yang saya tawarkan untuk mengembalikan data yang terhapus atau telah terformat, yaitu Stellar Phoenix FAT & NTFS, dengan alamat link http://www.stellarinfo.com/index.htm


Selamat Mencoba ,,!!

Cara Menginstal Windows Menggunakan USB

Q : Apa aja yang harus di persiapkan ?
A : 1. USB Flash Disk 1 GB, lebih dari 1 GB Recomended
2. CD Windows XP ( Terserah mau yang home, atau profesional edition )
3. USB Multiboot – Download here



Q : Terus gmana selanjutnya ?
A : Sabar… Udah di download belum USB Multibootnya, kalo udah kita lanjut
1. Extract USB Multiboot yang barusan km download


pertama Install Windows XP Menggunakan USB Flash disk
2. Klik USB_MultiBoot_10.cmd
3. Pilih/ tekan enter ketika window/ jendela cmd pertama keluar
U 01 Intro Help Install Windows XP Menggunakan USB Flash disk 4. Setelah kamu enter, maka akan ada pilihan untuk format usb menggunakan 2 option, pilih yang H, coba liat gambar dibawah ini



U 02 Format Menu Install Windows XP Menggunakan USB Flash disk
5. Seterusnya akan muncul window HP USB Storage Format Tool. Pilih NTFS Mode, sekali lagi NTFS dan centang Quick Format, lalu Start
U 04 HP Format Install Windows XP Menggunakan USB Flash disk
6. Setelah selesai format, close HP USB Storage Format Tool icon biggrin Install Windows XP Menggunakan USB Flash disk
7. Lalu akan muncul window USB Multiboot tadi, tetapi yang keluar adalah menu.




U 05 Main Menu Install Windows XP Menggunakan USB Flash disk
8. Pilih no 1 dan tekan enter. Menu 1 ini sendiri adalah untuk memberitahukan lokasi source windows xp, bisa dari cd original atau lainnya.
9. Apabila source windows xp yang kamu berikan benar, maka selanjutnya akan muncul window Unattended Install seperti yang dibawah ini, Lalu pilih NO, maka akan diminta mengisi UserXP, Serial Number, Nama Komputer, password dan lainnya


U 08 Edit UserData Install Windows XP Menggunakan USB Flash disk
10. Setelah itu selasai, otomatis akan kembali ke Menu 7 di atas, lalu pilih no 2 dan tekan enter untuk menentukan Source USB Flash disk yang kamu punya
11. Setelah menenetukan Source USB Flash disk, pilih nomer 3 dan tekan enter untuk memulai mengcopy instalasi Windows XP ke USB
12. Di waktu proses copy akan keluar windows seperti di bawah ini, pilih YES


U 13 Copy Select Install Windows XP Menggunakan USB Flash disk
13. Proses copy setidaknya membutuhkan lebih kurang 15 menit, tergantung kecepatan USB km, dan setelah selesai pada window terakhir pilih NO


U 14 Ready Migrate Install Windows XP Menggunakan USB Flash disk
14. Nah jadi deh, USB kamu sudah bisa di gunakan untuk melakukan install ulang windows XP.
Q : Kalo udah selesai bagaimana cara install nya ?
A : Kamu harus setting bios komputer/ netbook kamu untuk membuat booting pertama kali ke USB, biasanya sih CD Room. Selanjutnya ketika booting pertama kali dengan USB Flash disk, akan terdapat 2 option. Kamu pilih no 1 ( BEGIN TXT MODE SETUP WINDOWS XP ), karena kalau option yang no 2 untuk recovery. Selanjutnya install layaknya memakai cd room
NB. Tutor di dapat dari The CD Forum.
FAQ
hal.dll ERROR sewaktu menginstall Windows XP melalui USB
Error seperti ini terjadi bila keluar warning missing hal.dll Error on Reboot for GUI-mode of XP Setup. Error ini sendiri menunjukkan bahwa dalam modus GUI Windows tidak di temukan di lokasi yang seharusnya (default) yang biasanya Pada partisi 1 hardisk internal kamu dan perlu Boot.ini Menu untuk pilih rdisk(1) partition(1)
Kesalahan ini pada umumnya di sebabkan oleh sebuah partisi pertama yang tersembunyi (ditemui di komputer yang bermerk HP), sehingga kamu install di partisi (2).
Untuk Netbook kamu bisa saja kamu install di partisi (3)
Dalam kasus ini, Kamu Pilih dalam modus GUI dan pada Awal Windows XP pada baris dalam Menu boot.ini dengan HD 1 – Part 3
Hal ini juga dianjurkan untuk menghapus setiap Tambahan USB-drive seperti USB Backup Harddisk atau CardReader Eksternal
karena USB-drive tambahan dapat mengganggu dalam penomoran Harddisk dan dapat menyebabkan error seperti hal.dll
Dalam TXT-mode XP Setup, di mana kamu Pilih partisi yang akan kamu Install,
kamu harus menghitung jumlah dan partisi yang di gunakan di dalam Menu boot.ini pada USB-stick kamu. pada waktu restart untuk GUI-mode XP Setup dan untuk Awal XP.
Untuk memperbaiki Error hal.dll yang perlu kamu lakukan adalah dengan mengubah file boot.ini pada USB-stick kamu.
Hal ini dapat berguna untuk membuat boot.ini dengan beberapa entri seperti ini:

[Boot Loader]
Timeout=20
Default=multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(1)\WINDOWS
[Operating Systems]
C:\btsec\XPSTP.bs=”1. Begin TXT Mode Setup Windows XP, Never unplug USB-Drive Until Logon”
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS=”Continue GUI Setup + Start XP from HD 0 – Part 1″ /FASTDETECT
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(1)\WINDOWS=”Continue GUI Setup + Start XP from HD 1 – Part 1″ /FASTDETECT
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(2)\WINDOWS=”Continue GUI Setup + Start XP from HD 1 – Part 2″ /FASTDETECT
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(3)\WINDOWS=”Continue GUI Setup + Start XP from HD 1 – Part 3″ /FASTDETECT
multi(0)disk(0)rdisk(2)partition(1)\WINDOWS=”Continue GUI Setup + Start XP from HD 2 – Part 1″ /FASTDETECT

Penghitungan partisi di mulai dengan 1
Perhitungan hardisk di mulai dengan 0
On booting from USB-stick it will count in the arcpath as rdisk(0) and your Internal Harddisk will then normally be rdisk(1)
Tambahan dari blog Wisnu Hera
Solusi yang ditawarkan adalah dengan hanya menggunakan satu partisi utuh dalam satu hard disk. Namun itu artinya saya harus menghilangkan partisi recovery. No Way!. Dalam kebingungan kemudian muncul pertanyaan, kalau “hanya” salah memanggil berarti dengan editing boot.ini masalah selesai donk? teorinya sih begitu,tapi setelah diedit bagaimanapun cara pertama tetap tidak menyelesaikan masalah. Masalah terselesaikan setelah saya mengedit boot.ini pada cara kedua. Boot.ini pada cara kedua yang sebelumnya seperti ini :

[Boot Loader]
Timeout=10
Default=multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(1)\WINDOWS [Operating Systems]
C:\btsec\XPSTP.bs=”Unattended Setup XP SP2?
C:\btsec\XATSP.bs=”Attended Setup XP SP2?
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(1)\WINDOWS=”Continue to XP SP2? /FASTDETECT
multi(0)disk(0)rdisk(2)partition(1)\WINDOWS=”Continue to XP SP2 from 2nd Harddisk” /FASTDETECT

saya edit sedikit untuk menyesuaikan dengan kondisi partisi hard disk menjadi :

[Boot Loader]
Timeout=10
Default=multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(2)\WINDOWS [Operating Systems]
C:\btsec\XPSTP.bs=”Unattended Setup XP SP2?
C:\btsec\XATSP.bs=”Attended Setup XP SP2?
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(2)\WINDOWS=”Continue to XP SP2? /FASTDETECT
multi(0)disk(0)rdisk(2)partition(1)\WINDOWS=”Continue to XP SP2 from 2nd Harddisk” /FASTDETECT

Dengan demikian instalasi berbasis GUI akan meload partisi kedua pada hard disk pertama. Dengan sedikit perubahan ini akhirnya hal.dll error bisa teratasi tanpa harus menghapus partisi recovery


SUMBER : http://adnanteknik.blogspot.com/2011/08/cara-menginstal-menggunakan-usb.html